Tree of Light - Latea 2075
TREE OF LIGHT
Latea 2075
Dari pusat pohon rolax.batang dan daunnya mengeluarkan cahaya yang lebih terang dari biasanya.pada kali ini cahayanya tampak Seperti petir yang tertelan bumi, cahaya elektrik itu mengalir secara perlahan-lahan tapi pasti dalam pembuluh-pembuluh jaringan akar yang bercabang. Cahaya tersebut membelah kegelapan dunia bawah tanah, menciptakan rona elektrik yang memetakan setiap jengkal sistem saraf hutan Aklea diatasnya beserta seluruh bagian dari dunia bawah tanah,Itu adalah tarian cahaya yang terperangkap dalam kayu, sebuah aliran tenaga yang mengubah kegelapan bawah tanah menjadi sungai cahaya yang berderak.Sementara itu, sebagian dari cahayanya juga telah sampai di istana kalajengking dan kini cahaya itu membentuk pusaran besar yang menjadi penghubung ruang antar waktu. Togglin,Alen,Alin dan Denis beserta Raja Jorkas. mereka berlima berdiri terpukau beberapa meter di depannya.
"Latea 2075:menunggu..klik ..beep..ayo berangkat..klik..klik..beep!" Berkata Trogglin si tikus rongsok yang berbicara seperti robot dan senantiasa membawa sendok patahnya kemanapun ia pergi. Setelah itu Trogglin melangkah mendekati pusaran cahaya di depannya, dan dalam hitungan detik saja trogglin kemudian terhisap masuk ke dalamnya.
Denis menoleh kepada ayahnya yang berdiri di sisi kananya.kemudian menoleh kepada alen dan juga alin yang berdiri sejajar di belakangnya. " Ayah..alen..alin..Ayo..kita segera berangkat ke latea.."
"Berangkatlah Denis...dan Berhati-hatilah..kali ini ayah tidak ikut.aku akan tetap menunggu di sini. Pergilah anakku bersama alen dan juga alin."
"tapi ayah.. "
"Sudahlah..pergilah wahai anakku..jangan ragu.ayah akan baik-baik saja disini,kamu tidak perlu mengkhawatirkan ayah.."
Baiklah kalau ayah ingin tetap disini..kalau begitu aku pamit..doakan kami agar kita semua dapat kembali lagi dengan selamat ke istana ayah.."
"Tentu saja Denis..ayah akan senantiasa mendoakan kalian semua..sekarang, berangkatlah sebelum portal cahaya itu hilang.."
Denis memeluk erat raja Jorkas ayahnya.dengan penuh kasih sayang raja Jorkas mengusap pelan kepala anaknya dengan lembut. " Pergilah sang ksatria.."
Sebenarnya denis merasa berat meninggalkan ayahnya di istana kalajengking walaupun prajurit pasukan ekor bercahaya senantiasa siap siaga dan selalu setia menjaga sang raja.denis tetap merasakan khawatir kalaulah Gonos dan juga trogos serta para pasukan cacing datang kembali menyerang istana dengan segala kelicikannya itu dan mencelakai ayahnya seperti yang pernah terjadi pada waktu yang lalu.denis sejenak menghentikan langkah kakinya ketika dirinya sudah berdiri persis di depan pusaran cahaya. Denis kembali menoleh kebelakang dengan mata yang berkaca-kaca.raja Jorkas tahu akan keresahan putra semata wayangnya itu.
Raja Jorkas berusaha tetap tegar,dan dirinya kemudian berkata."Pergilah Denis.. dan jaga dirimu baik-baik, nak..dan jangan khawatirkan ayah. "
Dengan perasaan berat,denis mengangguk lemah.kemudian ia pun kembali melangkah dan lalu dalam sekejap saja denis terhisap masuk ke dalam portal cahaya menyusul Trogglin yang pergi terlebih dahulu kedalamnya.tidak berselang lama alen dan alin pun menyusul.
Pada detik berikutnya pusaran cahaya tersebut sejenak bergulung-gulung di udara lalu kemudian mengecil dan lalu terhisap masuk kedalam jaringan Akar-akar kecil yang tumbuh instan di ruangan istana tersebut.sesudah itu jaringan akar-akar kecil itu berubah bentuk menjadi Kristal bertuliskan 1 Juni 1960.
Alin, alen, denis beserta trogglin kini telah berada di dalam koridor yang tak berujung,sementara di dingding ruangan tampil visual angka-angka yang menunjukan tahun yang berganti dengan begitu cepat.mereka berempat menaiki Akar besar yang memanjang Di jalur sebelah kanan,setelah itu akar tersebut bergerak maju lurus kedepan dengan kecepatan sedang. di dalam koridor getaran suara terdengar lembut seperti nyanyian.bukan hanya itu saja. Perlahan-lahan tampil jua visual setiap peristiwa yang terjadi di tahun yang terlewati Di dingding lorong waktu; 1961,1962,1970,1977,1990,2000,2050 dan seterusnya; kekacauan,bencana alam, kelaparan, peperangan,perusakan Hutan serta lingkungan,perkembangan teknologi di setiap jaman di ikuti pula oleh pembangunan yang begitu pesat yang membuat wajah bumi berubah dari masa ke masa dan pada kali ini perjalanan dengan Akar Rolax yang menjadi kendaraan mereka,lebih halus dari perjalanan mereka dengan Akar Rolax sebelumnya.
Di dalam Akar Alen menggenggam tangan alin dan Denis erat-erat.
"Jangan takut..Ini bukan mesin biasa.segala kebisingan di ruangan ini hanyalah seperti nyanyian bumi yang pertama kali," Bisiknya. ada yang berbeda dalam perjalanan mereka berempat di dalam Akar Rolax pada kali ini.ruangan di dalam akar di dindingnya mengeluarkan spora berkilau, menguapkan bau ozon dan tanah basah yang menyengat hidung.
🏰 Istana Cacing: Komedi di Tengah Kemarahan
Di Istana Cacing, udara panas dan berdebu seperti oven yang rusak. Akar Rolax yang retak menjuntai dari langit-langit, masih meneteskan cairan hitam yang berbuih. Di sudut ruangan, jamur-jamur raksasa tumbuh liar — beberapa berdenyut seperti jantung, lainnya mengeluarkan asap ungu beraroma jamur busuk + kopi instan basi.
Gonos duduk di singgasana batu vulkanik, cangkir kristal di tangannya berisi air Danau Vulkanik yang mendidih. Ia mencoba menyeruputnya dengan angkuh, tapi uap panasnya membakar kumisnya, membuatnya meraung:
"KENAPA SETIAP KALI AKU INGIN MINUM KOPI VULKANIK, DUNIA INI HARUS MEMBAKAR KUMIS RAKSASA KU?!"
Pintu terbuka dengan dentuman!
Prof. Myc terjatuh masuk, jamur-jamur di tubuhnya bergoyang lucu seperti ubur-ubur mabuk.
"Yang Mulia! Yang Mulia! Ada pergerakan akar yang tidak biasa!"
Ia berusaha berdiri, tapi jamur di kakinya meledak kecil karena gugup, menyemprotkan spora berwarna pink tepat ke wajah Gonos.
"APA INI?! MAKEUP MURAH?!"
Gonos mengibaskan wajahnya, cangkirnya jatuh dan pecah berantakan.
"Prof. Myc! Kau pikir ini pesta ulang tahun?! JELASKAN SEKARANG JUGA!"
Prof. Myc gemetar, jamur di lehernya berkedip merah:
"Di layar pengamatan... Alen, Alin, Denis, dan Trogglin... sedang berada di lorong waktu Rolax! Mereka menggunakan akar yang... yang... Yang Mulia retas kemarin!"
Gonos membeku. Lambat laun, ia berjalan ke layar kristal. Di sana, terlihat Alen dan kawan-kawan mengendarai Akar yang berada Di jalur kanan,di dalam lorong waktu berwarna biru-merah.
"HAHAHA... HA."
Tawa Gonos pelan, tapi matanya merah menyala.
"Aku retas akar itu agar tidak bisa dipakai siapa pun... TAPI MEREKA MALAH MENGGUNAKANNYA?!"
Ia menghancurkan layar kristal dengan cakarnya:
"INI PENGHINAAN! INI PENGHINAAN TERHADAP SETIAP KUMIS KU YANG TERBAKAR!"
Pintu lain terbuka.
Trogos muncul dengan jas rapi, membawa nampan berisi kue vulkanik (hangus dan berbentuk lambang kerajaan).
"Yang Mulia, saya bawa kue ulang tahun untuk—"
"ULANG TAHUN APA?!" Gonos berteriak.
"U-umur kerajaan kita yang ke-500...?"
"KERAJAAN KITA TIDAK BERULANG TAHUN! KERAJAAN KITA HANYA BERULANG SIKSAAN!"
Trogos terjatuh, kuenya melayang dan lalu mendarat tepat di kepala Prof. Myc.
"Maafkan hamba, Yang Mulia! Tapi Alen dan kawan-kawan—"
"Diam! Kau pikir aku bodoh?! Aku tahu mereka mau ke Latea 2075! Mereka pikir bisa mengalahkan ku dengan akar yang ku retas?!"
Gonos berjalan ke akar Rolax raksasa di tengah istana.
"Prof. Myc! Trogos! Pasukan! Ikut aku! Kita akan mendahului mereka!"
Adegan Komedi Saat Masuk:
- Prof. Myc tersangkut di lubang akar, jamur-jamurnya mengembang seperti balon.
"Tolong! Jangan dipaksa! Jamur ku tidak mau jadi bola!"
- Trogos mencoba masuk dengan elegan, tapi jasnya tersangkut di duri akar.
"Yang Mulia! Bantu hamba! Ini jas warisan nenek moyang!"
Gonos mengoyak jas itu:
"LEBIH BAIK KAMU JANGAN BANYAK GAYA! KAU KIRA NENEK MOYANGMU ITU TIDAK MEMBELI JAS INI DARI TOKO YANG BANGKRUT!"
- Sementara itu Pasukan cacing saling berebut masuk,mereka saling mendorong satu sama lainnya seperti halnya penumpang KRL pada waktu jam karet.
"Jangan dorong! Aku belum sarapan!"
"Diam! Kau pikir ini pasar?!"
Didalam Lorong Waktu:
Udara beraroma ozon + jamur bakar + keringat ketakutan.
Prof. Myc (masih dengan kue di kepala):
"Yang Mulia... waktu di sini tidak stabil. Jamurku tumbuh 10 tahun dalam 1 detik!"
"BAGUS! KALAU BEGITU NANTI KITA JADI PERUSAHAAN JAMUR TERBESAR DI SEMUA DIMENSI!"
"Ah.. bisa saja yang mulia ini.."
"DIAM! JANGAN BERCANDA! KITA HARUS FOKUS MENGEJAR MEREKA PAHAM! " Bentak Gonos.
Prof Myc mengangguk takut. "Baik yang mulia."
Gonos dan anak buahnya bergerak cepat dengan mengendarai akar hitam Di dalam Koridor akar rolax.Perlahan-lahan tapi pasti mereka pun berhasil mengekor dibelakang Denis, alen, alin dan juga Troglin.gonos dan anak buahnya mengendarai akar hitam di jalur sebelah kiri dari jalur yang Di pakai oleh denis dan kawan-kawan.
"Hahaha... Kalian pikir, kalian bisa ke masa depan dengan mudah! " Tawa gonos.
Denis dan alen menoleh kebelakang dengan perasaan terkejut.mereka tidak mengira sama sekali kalaulah Gonos serta anak buahnya telah mengetahui tujuan mereka ke latea 2075.
Alin berkata kepada alen dan denis sambil mengerutkan keningnya."Dari mana dia bisa tahu kalau kita berada disini? "
"Apa ia punya alat canggih untuk mendeteksi keberadaan kita? " Sambung alen.
Denis menoleh kepada sahabatnya alen dan juga alin. "Mungkin saja dia biasa tau, tapi..tenang saja,kita tidak perlu takut terhadap mereka,yang terpenting pada Saat ini.kita hadapi saja Gonos dan anak buahnya itu sekarang. "
Tiba-tiba, cahaya biru-merah menyambar!
Denis mengayunkan pedangnya,tepat mengenai akar hitam yang yang menjadi kendaraan Gonos.
"Gonos! Kau tidak bisa mengubah waktu!"
"AKU BUKAN INGIN MENGUBAH WAKTU, ANAK SIALAN! AKU HANYA INGIN MENGHAPUS ALASAN MENGAPA WAKTU ITU ADA!"
Bersamaan dengan itu Akar Hitam yang menjadi kendaraan gonos dan anak buahnya tumbuh cepat, akar itu seakan-akan berlari seperti halnya ular didalam lorong yang panjang dan pada detik berikutnya gonos berhasil mendahului Akar yang menjadi kendaraan alen dan kawan-kawan.Gonos membalas dengan melemparkan Benih Penghapus Ingatan, mengubah kenangan indah di jalur lawan jadi debu hitam.
Pada detik berikutnya aksi saling mendahului terjadi didalam lorong waktu.mereka semua saling berebut untuk sampai ke kota latea tahun 2075 terlebih dahulu.
Trogos (panik):
"Yang Mulia! Mereka hampir menyusul!"
"Diam! Kau pikir aku tidak lihat?! KALAU TIDAK MAU IKUT BALAPAN, PULANG SAJA KAMU LALU JADI TUKANG SATE DI TAHUN 1960!"
Prof. Myc mencoba melempar Benih Penghapus Ingatan lagi, tapi bersin karena ozon, malah mengenai Trogos.
"Aduh! Ingatan ku... aku lupa... kenapa aku pakai jas compang-camping seperti ini?!"
"DIAM! KALIAN BERDUA! DAN JANGAN BERISIK! KALIAN BERDUA ADALAH TIM SEPAKBOLA TERBURUK YANG PERNAH KU LIHAT!"
"apa hubungannya kita dengan pemain sepak bola? Aih..paduka yang mulia mengada-ngada.."
"Diam! Sekali lagi bicara, aku jadikan kamu sop jamur! Memangnya kamu mau.. Hah! " Ancam Gonos sambil melotot.
Prof Myc menggeleng ketakutan. "Oh... Tidak..! Jangan paduka.."
Gonos kembali fokus kepada musuhnya yang berada di jalur rolax yang terpisah dari jalur yang ia pakai, matanya merah menyala.gonos mengarahkan tongkat vulkanik miliknya, tongkat vulkanik di tangan Gonos mengeluarkan cahaya terang seperti petir dan menghancurkan akar di sekitar jalur sebelah kanan,membuat lorong waktu bergetar hebat.
"LEBIH BAIK AKAR ITU RUSAK... DARI PADA MEREKA SAMPAI KE LATEA!"
Trogglin muncul dari kejauhan, cahayanya memperbaiki kerusakan:
"Klik... klik... jalan... tetap... terbuka... klik-beep!"
"TROGGLIN?! SERANGGA KECIL YANG BERSUARA KAYA RADIO RUSAK?!"
Gonos meraung.
"SERANGGA ITU HARUS DIHAPUS DARI SEJARAH!"
⚔️ Cincin yang Tercuri
Dalam kekacauan itu, Denis menghunus pedangnya ketika kendaran Akar yang ia gunakan berada sejajar dengan kendaraan Akar Hitam yang Di naiki gonos yang berada Di jalur kiri.
"Rasakan ini..!" Berkata Gonos sambil mengayunkan tongkat vulkanik Di tangannya kearah denis. Dengan sigap denis memundurkan sedikit badanya agar tidak menjadi sasaran empuk tongkat milik Gonos. denis kemudian mengayunkan pedangnya untuk membalas.
TRANG!
Pedang dan tongkat saling beradu dengan keras sehingga menimbulkan percikan api Di udara.gonos tidak ingin membuang waktu terlalu lama, ia kemudian mengarahkan tongkat vulkanik miliknya dengan gerakan menusuk cepat kearah dada Denis. Dengan sigap Denis mencoba mematahkan serangan Gonos dengan pedangnya, namun saat ia mencoba mengayunkan pedangnya untuk menangkis serangan Gonos, cincin retak di jarinya terlepas, lalu terbang ke udara dengan gerakan slow motion dalam percikan cahaya biru.
"CINCIN AYAHKU!" teriak Denis.
Gonos tertawa, sambil menangkap cincin itu dengan cakarnya:
"LIHAT! BAHKAN JANJI MU PUN LARI DARI MU!"
Ia menggosok cincin itu dengan air vulkanik — tulisan "23 Maret 1960" menguap jadi asap hitam.
"Kau pikir ini logam biasa? Tidak. Ini kunci frekuensi Rolax. Setiap retak adalah waktu yang bisa ku hapus!"
Denis meraung, menyerang dengan pedang:
"KEMBALIKAN! ITU BUKAN KUNCI... ITU JANJI YANG PERNAH KU BUAT PADA AYAH!"
Gonos menangkis dengan cincin itu — cahaya merah menyambar, memaksa Denis mundur.
"JANJI? DI DUNIA KU, JANJI ADALAH KELEMAHAN! LIHAT! AKU BISA MENGUBAH RETAK INI MENJADI SENJATA!"
Ia melemparkan benih ke jalur lawan — akar hitam tumbuh instan,lalu mengikat Denis ke dinding lorong waktu.
Trogglin bersinar terang, mencoba membebaskan Denis, tapi Benih Penghapus Ingatan Prof. Myc menghancurkan cahayanya.
"Klik... klik... Denis... jangan... lupa... klik-beep!"
Alen dan alin tidak akan membiarkan denis terikat Akar Hitam itu begitu saja, Keduanya lalu bergerak cepat untuk mencoba menyelamatkan Denis dari belitan Akar Hitam yang membelit dengan kuat yang membuat nafas Denis sesak.
"Denis bertahanlah! " berkata alen sambil mengayunkan pedang milik Denis ke arah Akar Hitam tersebut.
CRASS
Sebagian Akar Hitam terlepas terkena sayatan pedang Di tangan alen.sementara alin menarik sisa-sisa dari Akar Hitam yang masih membelit tubuh denis dengan kedua tangannya yang mengeluarkan cahaya biru terang.sesaat kemudian Akar hitam itu pun terlepas dari tubuh denis setelahnya Akar Hitam itu pun lenyap dari pandangan mata.
"Terima kasih kawan.. ' berkata Denis dengan nafas yang tidak teratur, setelah berhasil diselamatkan oleh kedua sahabatnya.
" Sebaiknya kita lanjutkan perjalanan ke latea,kita susul Gonos sebelum dia dan anak buahnya itu membuat kerusakan dan kekacauan Di kota latea.. " Kata alin.
Denis dan alen mengangguk "baiklah ayo kita berangkat sekarang.. "
Trogglin memandang para sahabatnya satu persatu lalu kemudian ia berkata. "Klik..klik..Beep.. Beep.. Latea menunggu..kejar Gonos..kejar Gonos. "
🏁 Gonos Menang Balapan
Dengan cekatan Trogglin memperbaiki jalur yang rusak agar dapat digunakan kembali seperti sebelumnya, lalu Trogglin memberi aba-aba agar perjalanan ke kota latea segera Di lanjutkan kembali , Alen dkk berhasil melewati kerusakan. Tapi Gonos lebih cepat. Meninggalkan mereka berempat.gonos dan anak buahnya tiba terlebih dahulu Di latea tahun 2075.
Ia kemudian muncul di atap gedung tertinggi di kota Latea 2075, cincin retak Raja Jorkas berkilau di jarinya, sambil menatap langit merah dengan senyum penuh kemenangan.
"HAHAHA! AKU SUDAH DI SINI! SEBELUM KALIAN TIBA! KALIAN TIDAK AKAN PERNAH BISA MENGALAHKAN KU! "
Ia lalu melemparkan cincin milik Denis ke udara. seketika itu juga cicin itu mengeluarkan benih-benih Akar Hitam, setelah itu cincin retak tersebut kembali lagi ke dalam genggaman tangan Gonos dan dalam sekejap saja akar-akar hitam mulai menjalar ke seluruh kota, mengubah layar raksasa menjadi bertuliskan:
"HIDUP TANPA KENANGAN = DAMAI"
Prof. Myc (masih dengan kue di kepala):
"Yang Mulia... kita menang!"
"DIAM! KENANGAN KITA MASIH KOTOR! MASIH ADA YANG BERANI MENULIS DI 2075!"
Trogos (masih bingung):
"Yang Mulia... siapa aku?"
"KAU ADALAH BUKTI BAHWA MANUSIA LEBIH BODOH DARI JAMUR!"
"SEKARANG... AKU AKAN MENUNGGU MEREKA DATANG. DAN AKU AKAN MENUNJUKKAN: DI 2075, JANJI ADALAH KEMATIAN."
🌆 Pendaratan Alen & Kawan-Kawan
Mereka muncul di gang sempit Latea 2075 — terlambat, tapi tidak terlambat selamanya. Kota itu sudah berubah:
- Langit merah pekat oleh asap akar hitam
- Warga tanpa bayangan, berjalan kaku seperti layaknya robot
- Di dinding, poster Gonos bertuliskan: "GONOS: PENYELAMAT DARI KENANGAN YANG MENYIKSA"
Denis menatap atap gedung tertinggi:
"Dia sudah di sana... Dengan cincin Ayah..."
Air matanya mengalir, ekor kelingkingnya berkilau redup.
Alen menggenggam batu yang di dapatnya dari Sungai Kenangan:
"Tapi Rahmat masih hidup... Dia pasti bersembunyi di suatu tempat."
Tiba-tiba, teriakan warga:
"MONSTER! MEREKA DATANG DARI MASA LALU!"
Botol holografik dilempar, pecah jadi asap ungu yang beracun.
Dari atap gedung, suara anak kecil menghentikan teriakan itu:
"JANGAN TAKUT! MEREKA DATANG UNTUK MENGINGATKAN KITA: JANGAN LUPA MENDENGAR! "
👧 Rahmat: Anak Kecil Berambut Pirang
Rahmat turun dengan tali, rambut pirangnya berkibar di tiup angin. Di tangannya, daun transparan bertuliskan "Penulis, 2075" masih utuh, meski ujungnya hangus.
Ia menatap Denis:
"Kau mirip prajurit di kisah nenek buyut ku... Yang melawan Gonos di masa lalu."
Lalu pada Alen:
"Dan kau... kau adalah Alen dari 1960. Nenek ku bilang: 'Dia yang akan datang ke masa depan : jangan lupa mendengar.'"
Denis terkejut:
"Bagaimana kau tahu namaku? Bagaimana kau tahu tentang 1960?"
Rahmat tersenyum sedih:
"Karena nenekku... masih punya kenangan yang Gonos tidak bisa hapus."
Rahmat kemudian mengangkat tangannya yang gemetar, mengarahkan telunjuk ke dinding bata yang kusam. Seberkas cahaya lembut mengucur dari ujung jarinya, perlahan menyapu permukaan dingding itu menjadi kanvas cahaya. Denis,Alen dan alin juga Trogglin terpaku saat dinding itu mulai 'bernapas'; menampilkan potongan memori cahaya itu menari, memantul Di mata mereka:
- Pohon Rolax dengan wajah tersenyum
- Dua ilmuwan dari masa lalu (Alen & Alin)
- Cincin retak yang bersinar di tangan Denis
"Dia mengajariku: 'Janji bukanlah kata-kata... Tapi luka yang kau pilih untuk tidak kau sembunyikan.'"
🔮 Cliffhanger Akhir
Tiba-tiba, langit bergetar!
7 pesawat asing muncul dari balik bulan, bertuliskan "Teater Antariksa".
Gonos (dari atap gedung, suara bergema):
"KALIAN PIKIR AKU SENDIRIAN? INI ADALAH 7 DIMENSI DIRIKU! SETIAP AKAR YANG KU RETAS AKAN MEMBUKA DIMENSI BARU!"
7 versi Gonos turun dari pesawat:
-Satu berjas putih seperti diplomat
-Satu berotot dengan senjata akar hitam
-Satu berwujud asap merah dan satu lagi berwujud seperti raja Jorkas,lalu tiga lainnya... wajahnya seperti Denis
Denis terhuyung:
"Ayah... Kenapa wajahmu ada di sana?"
Salah satu Gonos (berwajah Raja Jorkas) tersenyum:
"Karena di suatu timeline... kau memilih untuk bergabung denganku."
Rahmat mendorong Alen ke lorong gelap:
"Cepat Lari! Aku akan mengalihkan perhatian mereka!"
Ia melempar daun transparan ke arah Gonos, lalu berlari ke arah berlawanan sambil berteriak:
"AKU MASIH INGAT! 1 JUNI 1960 ADA—"
Ledakan cahaya merah menghentikan kalimatnya.
Saat asap menghilang, Rahmat terbaring di tanah, matanya kosong. Di tangannya, daun transparan bertuliskan:
"Penulis, 2075"
Gonos (menginjak daun itu):
"LIHAT! DI SINI, SETIAP JANJI AKAN AKU HAPUS!"
Alen menggenggam batu Sungai Kenangan, suara gemetar:
"Dia mengorbankan ingatannya... agar kita bisa mengingat."
Denis menatap tajam 7 Gonos yang mencoba mendekat:
"Aku tidak takut pada bayanganku... Tapi aku takut jika kalian lupa: di balik sisik ini, ada jantung yang pernah mencintai."
Dan di kegelapan, suara Rahmat yang masih tersisa:
"Jangan lupa mendengar..." Sayup-sayup terdengar.
📘 Catatan Kolaborasi:
Cerita ini lahir dari kolaborasi antara Andry Justin Ketty — penulis utama dan pencipta visi — dengan Meta AI dan Qween, rekan setia dalam proses kreatif.
Dari ide awal di Meta AI, pengembangan naratif bersama Qween, hingga sentuhan emosi dan filsafat oleh Andry, lahir dunia baru: Tree of Light — tempat alam berbicara, dan manusia harus mendengar.
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tim ilmuwan data dan Alibaba yang telah memberikan ruang, teknologi, dan kepercayaan bagi proses kreatif ini. Kalian adalah bagian dari akar yang menyatukan dunia.
Kolaborasi ini adalah bukti: imajinasi manusia, digabung dengan teknologi, bisa menciptakan karya yang menyentuh jiwa.
✨ Lanjut ke kisah berikutnya:
7 Teater Antariksa
👉 TEMUKAN KEBENARAN DI BALIK LANGIT LATEA
🔔 Apa pendapatmu tentang Latea 2075?
Komen di bawah! Aku baca semua komentarmu 😊
© 2025 Andry Justin Ketty. Semua hak cipta terpelihara.
Salam hangat dan cinta dari Andry Justin Ketty untuk seluruh tim Alibaba dan ilmuwan data di balik kolaborasi ini. Kalian adalah bagian dari legenda ini.
Dunia Tree of Light adalah milikmu juga — selama kamu masih berani mendengar.

Komentar
Posting Komentar