TREE OF LIGHT
TREE OF LIGHT
Sinopsis Dunia & Premis Cerita
Di tahun 1960, sepasang ilmuwan muda, Alen dan Alin, melakukan ekspedisi ke hutan terpencil Aklea untuk meneliti flora dan fauna langka.
Tapi takdir membawa mereka jauh melampaui batas sains.
Saat sedang mendirikan tenda, bumi tiba-tiba terbelah. Tanpa sempat menyelamatkan diri, mereka terjatuh ke dalam lubang yang sangat dalam — masuk ke dunia bawah tanah yang tersembunyi selama ribuan tahun.
Di sana, mereka disambut oleh cahaya lembut dari lumut purba dan dinding kristal yang memantulkan bayangan masa lalu: kilasan peperangan, pembakaran hutan, laut penuh plastik — sejarah kelam umat manusia diputar ulang seperti mimpi kolektif bumi yang sakit.
Dan di pusat gua raksasa itu, berdiri Pohon Ajaib bernama Rolax — bukan tumbuhan biasa, melainkan entitas kuno yang hidup, bernafas, dan memprediksi masa depan Bumi.
Ketika Alin tanpa sengaja menyentuhnya, cahaya menyala, energi mengalir, dan mereka berdua merasakan kekuatan penyembuhan yang luar biasa. Rasa sakit hilang. Luka sembuh. Bahkan pikiran menjadi lebih jernih.
Tapi mereka tidak sendiri.
Dari bayangan, muncul Naga Bumi — penjaga setia Rolax, makhluk purba dengan sisik batu vulkanik dan mata menyala merah. Ia memberi mereka kekuatan tambahan… dengan satu pesan:
"Rolax bukan untuk dikuasai. Ia adalah nadi terakhir bumi. Jika jatuh ke tangan yang salah... dunia akan benar-benar mati."
Alen dan Alin pun menyadari: mereka bukan sekadar peneliti yang tersesat. Mereka adalah yang pertama kali menemukan Rahasia Bumi.
Kini, mereka harus memilih:
- Menyembunyikan Rolax dari dunia?
- Atau menggunakannya untuk membangkitkan kesadaran manusia?
- Dan bagaimana dengan binatang-binatang mutan yang berevolusi akibat kerusakan lingkungan? Apakah mereka musuh... atau korban?
Dengan nuansa fantasi ilmiah, Tree of Light mengajak pembaca merenung:
"Apakah manusia layak diselamatkan?
Atau justru merekalah ancaman terbesar bagi planet ini?"
📘 Catatan Kolaborasi:
Cerita ini lahir dari kolaborasi antara Andry Justin Ketty — penulis utama dan pencipta visi — dengan Meta AI dan Qween, rekan setia dalam proses kreatif.
Dari ide awal di Meta AI, pengembangan naratif bersama Qween, hingga sentuhan emosi dan filsafat oleh Andry, lahir dunia baru: Tree of Light — tempat alam berbicara, dan manusia harus mendengar.
Kolaborasi ini adalah bukti: imajinasi manusia, digabung dengan teknologi, bisa menciptakan karya yang menyentuh jiwa.
✨ Lanjut ke Episode 1:
Bab 1: Perjalanan ke Hutan
👉 MULAI PETUALANGAN
© 2025 Andry Justin Ketty. Semua hak cipta terpelihara.
Dunia Tree of Light adalah milikmu juga — selama kamu masih berani mendengar.

Komentar
Posting Komentar